Bahaya Mainan Slime Buatan Rumahan Dan Alternatifnya

Fungsi mainan anak adalah bertujuan hiburan dan kebahagiaan bagi anak. Namun tidak jarang mainan juga menimbulkan berbagai macam bahaya bagi tubuh, bahkan banyak mainan yang menyebabkan luka. Untuk anak usia balita sekitar 4 tahun ke bawah memiliki tingkat risiko yang cukup tinggi. Terdapat beberapa kejadian yang dialami anak akibat mainan seperti termakannya mainan, luka bakar, dan keracunan akibat bahan yang digunakan dalam pembuatan mainan.

Beberapa bulan yang lalu banyak penjual mainan yang dibanjiri dengan pesanan mainan slime. Slime memiliki bentuk kenyal dan seperti adonan dan memiliki berbagai macam pilihan warna. Namun banyak kasus beredar juga bahwa mainan slime ini membahayakan tubuh yaitu menimbulkan keracunan pada bahan yang digunakan. Kasusnya sering terjadi keracunan pada anak akibat bahan yang digunakan pada mainan. Oleh sebab itu kita sebagai orang tua wajib mengetahui bahan yang digunakan dan yang berbahaya.

Bahaya Mainan Slime untuk anak

Ketahui Bahaya Yang Terkandung Slime Rumahan

Untuk mendapatkan mainan slime yang irit, maka orang mencoba alternatifnya dengan membuat slime dari bahan yang mudah dibuat di rumah. Kebanyakan orang tua menganggap bahwa mainan slime yang dibuat sendiri di rumah lebih aman digunakan dari pada buatan pabrik. Hal ini dikarenakan bahan slime rumahan adalah bahan yang digunakan untuk aktivitas rumah sehari-hari. Slime buatan sendiri biasanya menggunakan campuran lem cair dan boraks gliserin, yang dalam keseharian dikenal sebagai GOM obat sariawan .

Pada kenyataannya anggapan tersebut tidak sepenuhnya benar, karena banyak kasus beredar bahwa sebagian anak keracunan akibat bermain slime buatan. Selain itu terdapat kasus juga tangan anak terbakar setelah bermain menggunakan slime. Bahan apa yang digunakan hingga menyebabkan dampak yang luar biasa.

Kenali Bahan Yang Digunakan

Bahan yang digunakan relatif sederhana dan mudah ditemukan di rumah serta biasa digunakan oleh orang tua. Terdapat banyak tutorial di media sosial yang beredar dan memperlihatkan cara pembuatan slime. Bahan yang digunakan antara lain adalah sampo, sabun, gom, detergen, lem putih untuk kayu, sabun pencuci piring dan lain-lain. Sekilas memang terlihat aman.

Detergen yang biasanya dipakai untuk mencuci mengandung borax dan sodium tetraborate. Zat ini adalah mineral alami dan biasa digunakan untuk mencuci dan membersihkan noda rumah lebih dari 100 tahun. Meskipun bahan ini aman digunakan untuk membersihkan noda rumah, bukan berarti aman digunakan untuk tujuan lain seperti membuat mainan naka slime.

Akibat Yang Dari Kandungan Zat Pada Bahan

Pada kemasan borax selalu menyertakan peringatan sebagai zat yang menyebabkan iritasi bila tertelan serta menganjurkan untuk menjauhkan dari jangkauan anak-anak. Keracunan yang terjadi pada anak ini disebabkan melalui beberapa cara. Misalkan slime kemudian mereka memakan sesuatu namun lupa mencuci tangannya. Sehingga hal ini mengakibatkan zat yang terdapat di slime ikut tertelan di tubuh.

 

Alternatif Lain Membuat Mainan Slime Yang Aman

Sebenarnya terdapat beberapa alternatif untuk membuat slime tanpa menggunakan bahan berbahaya seperti borax. Kita bisa menggantinya dengan tepung yang dicairkan seperti lem. Cara ini layak kita gunakan karena slime merupakan mainan anak yang sedang tren dan otomatis anak kita akan menyukainya, sehingga alternatif ini dibuat agar anak bisa tetap menikmati mainan slime dan masih dalam kondisi aman.

Ada baiknya, sesuaikan mainan dengan usia anak Anda. Agar mainan yang digunakan lebih aman dan ada manfaat yang di dapatkan tidak sekedar mainan saja namun ada unsur edukasi melalui mainan tersebut.

 

 

 

Read Another Post :